Dosen sering kali memberikan
tugas kuliah untuk mereview jurnal, baik jurnal nasional maupun jurnal
internasional. Tujuan dari review jurnal sendiriadalah untuk mempermudah dalam
memahasi inti dari hasil penelitian yangtelah dilakuakan. Sebagai mahasiswa
yang sering mendapat tugas untuk ituseharusnya mampu untuk melakukan review
tersebut. Sehingga dalammembahas jurnal itu akan lebih mudah dipahami setelah
dilakukan review.Hal-hal pokok bahasan yang perlu di tampilkan dalam melakukan
review,diantaranya:1.Latar Belakang Teori dan Tujuan PenelitianMengungkapkan
beberapa landasan teori yang digunakan oleh penelitisebagai acuan dalam
penelitiannya dan tujuan apa yang ingin dicapai.2.MetodeMengungkapkan mengenai
metode apa yang digunakan, subjekpenelitian, teknik pengumpulan data, alat
pengumpul data, dan analisis datayang digunakan.3.Hasil dan PembahasanDalam
pokok bahasan ini mengambil hasil dari penelitian yang telahdilakukan dengan
memberikan deskripsi secara singkat, jelas, dan padat.
Berikut contoh review jurnal Psikologi.
Menurut pendapat saya kelebihan
dari studi kasus ini adalah adanyainstrumen penelitian pada akhir halaman dan
peneliti melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif, sehingga hasil
penelitian memuaskan. Keunggulan lainnya yaituketepatan peneliti dalam memilih
alternatif penilaian yang sesuai dengan metodepembelajaran berbasis proyek.
Dengan penilaian portofolio ini, siswa dapatmerefleksikan diri untuk kemajuan
siswa dengan adanya umpan balik mingguan yangdilakukan peneliti dengan siswa
pada proses pembelajaran sehingga tujuan daripembelajaran berbasis proyek
tercapai.2. Kekurangan
Menurut pendapat saya, kekurangan
dari studi kasus dalam jurnal ini adalah jumlah peserta yang rendah yaitu 8
orang sehingga penelitian ini tidak dapatdigeneralisasikan. Dan dengan jumlah
siswa yang sedikit ini menyebabkan penelitianhanya dilakukan dengan memberikan
tugas yang dikerjakan secara individu tanpaadanya tugas yang dikerjakan secara
kelompok. Sehingga tidak diketahuiperbandingan antara tugas yang dikerjakan
secara individu dengan tugas yangdikerjakan secara kelompok. Menurut Özdener
dan Özçoban (2004) pada jurnaltersebut mengusulkan bahwa pembelajaran berbasis
proyek dapat diterapkan untukindividu dan kelompok, membentuk kelompok yang
terdiri dari dua atau tiga oranguntuk melaksanakan proyek tersebut akan lebih
cocok. Namun, peneliti tidakmenerapkannya pada penelitian ini, sehingga
peneliti kurang mampumengembangkan berfikir kreatif pada siswa, hal ini
ditunjukkan denganketidakmampuan siswa untuk membuat skenario untuk software
pendidikan sehinggaproduk dari pembelajaran berbasis proyek kurang maksimal.
Summative Assessment with
Formative Feedback: An Intervention in aSmall Bioscience Cohort
(Damian Parry, Carl Larsen and
Cathy Walsh, Department of Health and AppliedSocial Sciences-Liverpool Hope
University, bioscience journal vol 11- juni 2008)
A. Latar Belakang
Salah satu prinsip dalam desain kurikulum
adalah kebutuhan untukmencapai keselarasan konstruktif antara hasil
pembelajaran yang diharapkan,kegiatan pembelajaran dan penilaian (Biggs, 1999).
Nicol dan Macfarlane-Dick (2006)berpendapat bahwa kunci untuk keselarasan
konstruktif adalah memastikan bahwaguru dan siswa membentuk kemitraan dengan
dialog melalui umpan balik yangmerupakan dasar dari kegiatan belajar
mengajar.Dalam menanggapi kebutuhan untuk membuka dialog seputar penilaian
siswamaka dilakukan studi percontohan di modul Bioscience kecil (14 siswa yang
terdaftarpada modul namun hanya 10 siswa yang menyelesaikan 3 praktik dalam
jangkawaktu yang ditentukan) dimana perhatian peneliti difokuskan pada umpan
balik yangkonstruktif, dengan judul penelitian yaitu “Penilaian sumatif dengan
Umpan BalikFormatif: Sebuah Intervensi dalam Kohort Biosains Kecil”
B. Masalah
Masalah yang diangkat dalam
jurnal ini adalah kurangnya peningkatan danpenekanan pada umpan balik formatif
sehingga hasil pembelajaran kurang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah
membentuk kemitraan dengan dialog antara gurudan siswa melalui umpan balik
formatif untuk meningkatkan pembelajaran sehinggahasil pembelajaran maksimal.
C. Metodelogi
Penelitian ini menggunakan metode
eksperimen, yang ditunjukkan denganproses pembelajaran yang berkelanjutan yaitu
terdiri dari 3 praktis. Studi kasus inidifokuskan pada umpan balik yang
konstruktif. Siswa melakukan berbagai kegiatandalam modul yang terdiri dari
tiga praktis. Laporan praktis dan umpan balik dilakukansetiap dua minggu
setelah dilakukan kegiatan. Penyerahan laporan dirancangsedemikian rupa untuk
memastikan umpan balik akan mengarah atau berhubungandengan penyerahan laporan
berikutnya. Umpan balik ini fokus pada pembelajarandan masing-masing siswa diberikan
informasi tentang kemajuan mereka sendiri. Guruharus memastikan bahwa selama
diskusi masing-masing kriteria penilaian ditujukanpada siswa baik untuk tugas
saat ini ataupun tugas yang akan datang. Studi kasus inimelibatkan 14 siswa
yang terdaftar pada modul namun hanya 10 siswa yangmenyelesaikan 3 praktik
dalam jangka waktu yang ditentukan.
D. Landasan Teori
Untuk membangun kemitraan dan
dialog antara siswa dan guru dilakukanpembelajaran yang berpusat pada umpan
balik yang konstruktif. Umpan balikformatif merupakan dimensi terpenting,
apabila diberikan pada waktu yang tepat dandengan cara yang terbaik karena
dapat menyebabkan peserta didik terus menujupencapaian sukses dalam konteks
penilaian sumatif "(Ras, 2005, hal 97) Dan adabeberapa pendapat dalam komunitas
akademik yaitu meningkatkan penekananterhadap umpan balik formatif dapat
meningkatkan pembelajaran (Dearing, 1997;Park dan Crook, 2007). Umpan balik
formatif ini dinilai sebagai sarana untukmembuka dialog yang mendalam antara
siswa dengan guru agar tujuanpembelajaran tercapai.
E. Hasil
Hasil dari studi kasus dalam
jurnal ini adalah hampir semua siswa merasasenang melakukan proses pembelajaran
dengan adanya umpan balik secara formatif karena siswa dapat berdialog secara
terbuka dengan guru untuk mencapai tujuanpembelajaran dalam konteks penilaian
sumatif yang memuaskan.Dalam prestasi belajar siswa secara keseluruhan untuk 3
praktis, setelahdilakukan dua intervensi umpan balik, secara signifikan
meningkat jika dibandingkandengan praktis 1 (tindakan berulang ANOVA, p =
0,001). Dan untuk membandingkanprestasi digunakan uji-t berpasangan dalam
praktis 1 sampai praktis 3, prestasidalam kriteria penilaian yang berkaitan
dengan struktur (p = 0), tujuan (p = 0,046),data (p = 0,45) dan aplikasi (p =
0,008) meningkat secara signifikan dalammenanggapi umpan balik (df = 9 dalam
semua kasus).
F. Kesimpulan
Kesimpulan studi kasus pada
jurnal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yaitupenelitian ini dapat
meningkatkan prestasi siswa dalam proses pembelajaran,walaupun dalam jumlah
kecil namun memberikan bukti bahwa secara signifikanpraktis ini dapat digunakan
untuk meningkatkan prestasi siswa.
G. Komentar (Keunggulan dan Kekurangan)
KeunggulanMenurut pendapat saya
keunggulan yang terdapat pada jurnal ini adalahterdapat grafik mengenai nilai
yang dicapai siswa pada setiap praktis yaitu daripraktis 1 sampai praktis 3.
Keunggulan lainnya adalah jurnal ini menyebutkan bahwawalaupun dalam penelitian
ini jumlah pesesta rendah (N=10) namun memberikanbukti bahwa secara signifikan
praktis ini dapat digunakan untuk meningkatkanprestasi siswa dengan hasil
penelitian yang menunjukkan peningkatkan prestasisiswa dalam proses
pembelajaran,2.KekuranganMenurut pendapat saya kekurangan yang terdapat pada
jurnal ini adalah jurnalberbentuk deskriptif sehingga pembaca kurang memahami
alur penelitian dandibutuhkan pemikiran yang masak untuk mencerna isi jurnal.
Dalam jurnal ini tidakterdapat instrumen penelitian sehingga pembaca tidak
dapat mengetahui denganpasti kriteria apa saja yang dilakukan pada penelitian
ini. Dan dalam jurnal ini jugatidak dijelaskan tentang tugas apa yang dilakukan
siswa pada setiap praktis, hanyadijelaskan tugas memiliki bobot dan kualitas
yang sama dalam setiap praktis. Jumlahpeserta penelitian juga sedikit.
Cara Review Jurnal